Kami Akan Membantu Menjawab Pertanyaan Anda

Promo Tunas Toyota Bandung – Dealer Toyota Bandung- Promo Toyota Bandung – Harga Toyota Bandung

Jangan Lakukan Ini Saat Mengemudi, Keselamatan di Jalan Harus Utama

Jangan Lakukan Ini Saat Mengemudi, Keselamatan di Jalan Harus Utama

Daftar Kebiasaan Buruk yang Harus Dihindari Saat Mengemudi Mobil untuk Keselamatan di Jalan

Mengemudi di jalan raya bukan sekadar memindahkan kendaraan dari satu titik ke titik lain. Ada banyak faktor keselamatan yang harus diperhatikan, salah satunya adalah kebiasaan pengemudi saat berada di balik kemudi. Keamanan Anda dan orang di sekitar sangat bergantung pada perilaku saat mengemudi.

Berdasarkan penjelasan dari Kompas.com, masih banyak pengemudi yang secara tidak sadar melakukan kebiasaan buruk yang berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan, bahkan merugikan pengendara lain. Beberapa kebiasaan yang terlihat sepele saat mengemudi, namun sebenarnya sangat berbahaya jika dilihat dari perspektif keselamatan berkendara.

Berikut adalah kebiasaan buruk yang sebaiknya segera dihentikan untuk menjaga keselamatan di jalan:

1. Meletakkan Tangan pada Tuas Transmisi Terlalu Lama

Mengandalkan tangan di tuas transmisi dalam waktu lama bisa mengganggu kontrol kendaraan. Sebaiknya, kedua tangan tetap berada di kemudi dalam posisi siap agar dapat mengendalikan mobil dengan baik. Tangan hanya perlu diletakkan di tuas transmisi saat akan memindahkan gigi.

2. Menggunakan Ponsel Saat Berkendara

Menggunakan ponsel saat mengemudi jelas mengganggu konsentrasi. Bahkan beberapa detik kehilangan fokus dapat berakibat fatal. Hindari bermain media sosial atau membuka aplikasi lain saat mengemudi dan fokuslah sepenuhnya pada jalan.

3. Tidak Menjaga Jarak Aman

Jarak aman atau safe following distance sering kali diabaikan. Padahal, ini sangat penting, terutama jika kendaraan di depan tiba-tiba mengerem. Mengikuti kendaraan terlalu dekat bisa membahayakan karena waktu reaksi untuk menghindar sangat terbatas.

4. Pergerakan yang Lambat Saat Bermanuver

Beberapa pengemudi cenderung melakukan manuver dengan gerakan yang lambat, seperti saat parkir atau berputar arah, yang dapat mengganggu lalu lintas. Sebaiknya, manuver dilakukan secara tangkas namun tetap terukur agar tidak memperlambat arus kendaraan di sekitar.

5. Mengerem Mendadak atau Menginjak Pedal Gas Tanpa Perhitungan

Sering kali pengemudi melakukan akselerasi atau pengereman yang tidak terkontrol, seperti menginjak pedal gas sedikit-sedikit atau menekan pedal rem tanpa alasan jelas. Ini dapat membingungkan pengemudi di belakang dan mengganggu kenyamanan perjalanan.

6. Tidak Menggunakan Lampu Sein Saat Belok

Ketika hendak berbelok atau bermanuver, banyak pengemudi yang lupa menyalakan lampu sein, padahal ini sangat penting untuk memberi tahu pengendara lain tentang arah tujuan kita. Pastikan untuk menyalakan sein minimal 20 meter sebelum melakukan manuver.

7. Sudut Menikung yang Terlalu Lebar

Mengambil sudut menikung terlalu lebar dapat menyulitkan pengemudi lain, terutama saat berbalik arah. Sebaiknya, pastikan untuk mengambil sudut yang lebih tajam agar manuver bisa dilakukan dengan cepat dan tidak mengganggu arus lalu lintas.

8. Jarang Mengecek Kaca Spion

Meski fokus utama adalah ke depan, penting untuk secara rutin memeriksa kaca spion agar kita bisa mengetahui kondisi kendaraan di sekitar. Kebiasaan ini penting untuk menghindari kejadian buruk yang tidak terduga.

9. Menggantungkan Kaki pada Pedal Kopling

Menggantungkan kaki kiri pada pedal kopling adalah kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan kampas kopling cepat aus. Selain itu, bisa saja terjadi kekeliruan, seperti menginjak kopling saat rem, yang membuat mobil nyelonong dan mengganggu perjalanan.

10. Mengemudi dengan Sandal atau Tanpa Alas Kaki

Beberapa pengemudi merasa lebih nyaman mengemudi dengan sandal atau bahkan tanpa alas kaki. Namun, ini dapat mengganggu pergerakan kaki, terutama jika sandal tergeser ke bawah pedal, yang dapat menyebabkan kesulitan saat mengerem atau menginjak gas.

11. Tidak Menggunakan Sabuk Pengaman

Meski penggunaan sabuk pengaman terbukti dapat menyelamatkan nyawa dalam kecelakaan, masih ada banyak pengemudi yang mengabaikan fungsinya. Kebiasaan ini dianggap sepele padahal sangat penting untuk melindungi diri dari cedera serius.

12. Mengemudi dengan Kecepatan Berlebihan

Mengemudi dengan kecepatan melebihi batas yang ditentukan adalah kebiasaan buruk yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Kecepatan yang tidak terkendali membuat pengemudi kehilangan kendali atas kendaraan dan dapat berakibat fatal.

13. Mengemudi dalam Keadaan Emosi

Mengemudi dalam keadaan marah atau emosi yang tidak terkendali sangat berbahaya. Emosi yang menguasai bisa memengaruhi kemampuan konsentrasi dan pengambilan keputusan, yang tentu saja meningkatkan risiko konflik dengan pengemudi lain.

14. Mengabaikan Kondisi Mobil

Banyak pengemudi yang merasa terlalu sibuk atau malas untuk melakukan pemeriksaan berkala pada mobil. Padahal, mobil yang terawat dengan baik dapat mengurangi risiko kerusakan di tengah jalan. Jangan biarkan mobil mogok hanya karena kelalaian dalam perawatan.

SUMBER. TOYOTA.ASTRA.CO.ID

Sales Toyota Auto2000 Yos Sudarso Jakarta Utara

Jl. Yos Sudarso Blok A1-8 No.Kav.46-48, RT.10/RW.6, Sungai Bambu, Kec. Tj. Priok, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14330

error: Content is protected !!